Bawa Kabur 1 Unit Motor, EG Warga Padang Ditangkap Resmob Polresta Banyumas

Bawa Kabur 1 Unit Motor, EG Warga Padang Ditangkap Resmob Polresta Banyumas
EG Saat Diperiksa Oleh Anggota Polresta Banyumas

BANYUMAS - Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan EG (27). Diduga, EG telah melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sepeda motor, Senin (29/03/2021).

EG yang berasal dari kota Padang Sumatera Barat ini berhasil diamankan Unit Resmob Polresta Banyumas, saat berada di rumah kosnya yang berada di Klampok Kabupaten Banjarnegara beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha R15 warna putih merah, satu lembar STNK sepeda motor, serta satu buah hand phone Vivo warna biru, yang digunakan EG untuk berkomunikasi dengan korban dan melakukan bujuk rayu kepada korban. 

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman L. Hakim, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Kompol Berry, S.T., S.I.K., mengatakan bahwa awalnya korban PR (31) warga Pasir Kidul Purwokerto Barat ini berkenalan dengan EG melalui sebuah aplikasi sosmed. Selanjutnya, pada hari Sabtu (27/3), korban dan EG janjian untuk bertemu dilanjutkan pergi jalan jalan. Setelah itu, pelaku datang ke rumah korban untuk mengajak jalan jalan, kemudian korban dan EG berangkat dari rumah korban dengan menggunakan sepeda motor milik korban menuju arah Baturraden. Sesampainya di Baturraden, korban dan EG masuk ke salah satu hotel. 

"Beberapa saat kemudian, EG meminta ijin untuk pergi membeli makanan dengan menggunakan sepeda motor milik korban. Dan kesempatan inilah yang digunakan oleh EG untuk membawa kabur sepeda motor milik korban. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Yamaha R15 warna putih merah seharga Rp. 33.000.000, - (tiga puluh tiga juta rupiah), "Terangnya. 

Dari hasil pengembangan yang dilakukan Unit Resmob Polresta Banyumas, didapati bahwa EG juga melakukan penipuan dan atau penggelapan barang berupa satu buah HP merk VIVO seri Y 30 di daerah Banyumas pada awal bulan Maret 2021. 

"Saat ini EG dan juga barang bukti kami amankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, EG dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama empat tahun, "imbuhnya. 

Kompol Berry mengimbau kepada masyarakat Banyumas khususnya untuk lebih bijak dalam menggunakan sosmed.

"Jangan mudah percaya kepada orang yang baru kita kenal, terlebih lagi kenal melalui aplikasi sosmed. Hal tersebut untuk mencegah agar tidak menjadi korban tindak pidana, "Pungkasnya

Jurnalis Indonesia Satu: SoN/***

Banyumas Jawa tengah
Narsono Son

Narsono Son

Previous Article

Bupati Banyumas: Besok Dilaksanakan Program...

Next Article

Komoditas Unggulan Banyumas Siap Bersaing...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 212

Postingan Tahun ini: 651

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 94

Postingan Tahun ini: 1047

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 77

Postingan Tahun ini: 93

Registered: Apr 16, 2021

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 69

Postingan Tahun ini: 213

Registered: Jan 24, 2021

Profle

Widian.

Pegawai Bank Mandiri Bulukumba Diduga Ikut Dagang pada BPNT, Aktivis: Kepentingan Para Berandalan
Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
banner

banner

Follow Us

Recommended Posts

Terus Berproses, 2 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Jaksa Agung RI Terima Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI
Giatkan Program Presisi Kapolri Polresta Banyumas Fasilitasi Penyandang Disabilitas
Tony Rosyid: Kerumunan, Tema Politik yang Lagi Ngetrend
OPM Makin Terdesak, Media dan Tokoh Pendukungnya Sebar Fitnah dan Hoaks