Akibat Mesin EDC Rusak Transaksi di Agen E-Warung imas Istri Kades Watuagung Terkendala

Akibat Mesin EDC Rusak Transaksi di Agen E-Warung imas Istri Kades Watuagung Terkendala
E-Warung imas Desa Watu Agung Kecamatan Tambak

BANYUMAS - Salah satu Mesin EDC Milik Bank Mandiri Purwokerto yang berada di E-Warung Milik imas istri dari kepala Desa Watu Agung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas Rusak. Dengan kerusakan Mesin tersebut Warga masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ingin melakukan Transaksi di E-Warung guna Mengambil Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhambat atau terkendala.

Akibat kerusakan mesin EDC tersebut Pemilik E-Warung dan KPM merasa repot karena mereka harus pergi ke E-Warung lainya guna meminjam Mesin EDC untuk melakukan traksaksi.

Mesin Electronic Data Capture (EDC) adalah sebuah mesin khusus yang diterbitkan oleh bank tertentu untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu atm tanpa bayar tunai.

Sangat disayangkan memang dengan Rusaknya Mesin EDC, yang tidak kunjung diperbaiki atau diganti oleh pihak Bank. Padahal mesin tersebut sangat penting untuk kepentingan Warga masyarakat dan selain itu menguntungkann pihak bank itu sendiri karena traksaksinya melaluin bank tersebut. Sementara Bank tersebut merupakan Salah Satu Bank ternama dan cukup dikenal oleh Penduduk Indonesia.

Menurut pengakuan imas Pemilik E-Warung (istri) Dari Kepala Desa Watu Agung, Jika ada Warga Masyarakat KPM yang ingin Mengambil BPNT di tempatnya, harus pergi ke E-Warung lain untuk meminjam Mesin EDC untuk menggesek atau Transaksi, sabtu Sore (03/04/2021).

"Mesin EDC Saya Rusak, BPNT Yang sudah terealisasi sekitar 200 KPM , Belum terealisasi semua soalnya Mesinya Gantian, "Ucap Imas istri Kades Watu Agung.

Lanjutnya, Untuk E-Warung di Desa Watu Agung Ada 5 Tempat yaitu E-Warung Milik imas, Pujiono, Tarlan, Andis dan Sirus, untuk Pengajuan Mesin EDC sudah 2 Bulan Lebih ke Bank Mandiri Purwokerto namun untuk mesinya di kirim dari Jakarta Katanya, hingga kini belum terealisasi mesin EDC yang Baru.

Pada Bulan Maret dan April KPM Untuk BPNT menerima 5 jenis Komoditi Pangan yaitu Daging, Kentang, Beras, Telor dan tempe. Adapun Jenis Komoditas Buah Hilang dan Tempe yang awalnya KPM terima 1 Kg kini terima 1/2 Kg. Sementara untuk Komoditas Daging dan Kentang Bertambah, untuk Daging  yang semula diterima KPM 40 Ons, kini menjadi 50 Ons daging dan untuk Komoditas Kentang awalnya yang diterima 1 kg kini menjadi 1, 5 kg kentang.

Jurnalis Indonesia Satu: SoN

Kecamatan tambak Banyumas Jawa tengah Desa watuagung
Narsono Son

Narsono Son

Previous Article

Komoditas Unggulan Banyumas Siap Bersaing...

Next Article

Wartawan Perwakilan Barlingmascakeb Ngopi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 212

Postingan Tahun ini: 651

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 94

Postingan Tahun ini: 1047

Registered: Sep 22, 2020

salehwagidi

salehwagidi

Postingan Bulan ini: 77

Postingan Tahun ini: 93

Registered: Apr 16, 2021

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 69

Postingan Tahun ini: 213

Registered: Jan 24, 2021

Profle

Widian.

Pegawai Bank Mandiri Bulukumba Diduga Ikut Dagang pada BPNT, Aktivis: Kepentingan Para Berandalan
Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
banner

banner

Follow Us

Recommended Posts

Terus Berproses, 2 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Jaksa Agung RI Terima Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI
Giatkan Program Presisi Kapolri Polresta Banyumas Fasilitasi Penyandang Disabilitas
Tony Rosyid: Kerumunan, Tema Politik yang Lagi Ngetrend
OPM Makin Terdesak, Media dan Tokoh Pendukungnya Sebar Fitnah dan Hoaks